-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Andre Rosiade menjelaskan bahwa tambahan anggaran Rp 450 miliar tersebut merupakan kelanjutan dari dukungan pemerintah pusat sebelumnya

Sabtu, 03 Januari 2026 | Januari 03, 2026 WIB Last Updated 2026-01-03T13:25:43Z

IMPIANNEWS.COM

PADANG - Upaya percepatan pemulihan dan peningkatan layanan air bersih di Kota Padang kembali memperoleh dukungan signifikan dari pemerintah pusat. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang secara resmi mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 450 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru di kawasan Kampung Koto, Gunung Pangilun. Bantuan anggaran ini diberikan sebagai respons atas kerusakan infrastruktur air baku yang terjadi akibat bencana alam beberapa waktu lalu, yang berdampak pada terganggunya distribusi air bersih kepada masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, setelah menggelar pertemuan bersama Pemerintah Kota Padang dan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Minggu, 17 Desember 2025. Pertemuan itu dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Maria Doeni Isa, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Febrizal.

Dalam keterangannya, Andre Rosiade menjelaskan bahwa tambahan anggaran Rp 450 miliar tersebut merupakan kelanjutan dari dukungan pemerintah pusat sebelumnya, yakni proyek pembangunan SPAM Palukahan di Kecamatan Koto Tangah dengan nilai anggaran sebesar Rp 308 miliar. Dengan adanya dua proyek strategis tersebut, total anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat untuk peningkatan layanan air bersih di Kota Padang kini mencapai lebih dari Rp 500 miliar.

Andre menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan persoalan mendasar terkait penyediaan air bersih di Kota Padang. Anggaran besar ini disiapkan agar keluhan masyarakat terkait keterbatasan pasokan air bersih dapat segera diatasi secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hal itu disampaikannya dalam keterangan resmi pada Senin, 8 Desember 2025.

Dari sisi teknis, pembangunan SPAM Kampung Koto diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi air baku hingga 500 liter per detik. Kapasitas ini jauh lebih besar dibandingkan proyek SPAM sebelumnya yang hanya menghasilkan sekitar 200 liter per detik. Dengan penambahan kapasitas tersebut, pasokan air bersih ke berbagai wilayah di Kota Padang diharapkan menjadi lebih stabil, merata, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat serta kepada Andre Rosiade yang dinilainya telah berperan aktif dalam memperjuangkan bantuan anggaran tersebut. Menurut Fadly, tambahan dana ini sangat penting untuk mempercepat pemulihan layanan air bersih pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan dan keandalan infrastruktur air minum Kota Padang di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Balai BPBPK, Maria Doeni Isa, mengingatkan Pemerintah Kota Padang agar segera melengkapi seluruh persyaratan teknis dan administratif yang dibutuhkan. Kelengkapan dokumen tersebut dinilai krusial agar proses pembangunan SPAM dapat segera dimulai dan berjalan tanpa kendala, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secepat mungkin.

×
Berita Terbaru Update